Untung dan Ruginya Membeli Properti Dengan Over Kredit Rumah - Informasi Pendidikan, Teknologi, dan Travelling

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 04 Mei 2017

Untung dan Ruginya Membeli Properti Dengan Over Kredit Rumah

Over kredit rumah adalah suatu proses pengalihan hak atas rumah dari pihak penjual (debitur lama) ke pembeli (debitur baru). Proses ini terjadi biasanya karena terjadi transaksi jual beli rumah yang masih dalam KPR. Sebagai contoh, Anda membeli rumah KPR dengan jangka waktu 10 tahun. Lalu, karena ada beberapa hal, Anda menjual rumah ke teman Anda. Sehingga, terjadi pengalihan kewajiban pembayaran cicilan dan pengambilan sertifikat rumah nantinya.
Pengalihan rumah KPR ini bisa dilakukan pada bank yang sama atau beda bank. Kedua belah pihak harus memberikan dokumen serta perjanjian pengalihan hak atas rumah dan bangunan kepada pihak bank. Selanjutnya, bank akan mengecek kelengkapan dokumen dan kemampuan calon debitur dalam melunasi angsuran sebelum memberikan persetujuan. 
Selain melalui bank, over kredit rumah juga bisa dilakukan dihadapan notaris. Tentu prosesnya berbeda dan mempunyai kelebihan atau kekurangannya masing-masing. Bagi Anda yang ingin membeli rumah dengan cara over kredit, perhatikan dulu hal-hal berikut ini!
Keuntungan over kredit rumah bagi pembeli
Rumah telah siap dihuni
Tak over umumnya, dilakukan setelah kredit rumah berjalan beberapa tahun. Hal ini berarti rumah sudah bisa ditempati tanpa harus menunggu dulu. Tak hanya rumah saja yang sudah jadi, tapi lingkungannya pun sudah terbentuk. Anda tinggal melanjutkannya dan merenovasi beberapa bagian yang tidak disukai. Berbeda jika Anda membeli rumah KPR baru, yang terkadang mesti menunggu beberapa lama untuk menempatinya.
Harga lebih murah
Adanya over kredit rumah, biasanya karena pemilik lama tidak membutuhkan rumah itu lagi atau sedang membutuhkan dana secepatnya. Sehingga, mereka menjual rumahnya dengan harga murah dan disertai cicilan yang telah berjalan beberapa kali. Sedangkan dari sisi lokasinya, pasti akan semakin bagus dan berkembang.
Kerugian membeli rumah dengan over kredit rumah
Prosesnya rumit dan memerlukan dana besar
Proses over kredit rumah via bank resmi sangatlah rumit dan bertele-tele dibandingkan KPR dari developer rumah baru. Butuh waktu lama tentang perpindahan hak atas tanah dan bangunannya. Biaya yang dikeluarkan pun cukup besar, sesuai prosedur dari bank.
Adanya renovasi
Karena rumah sudah ditempati beberapa lama, tentu membuat rumah tersebut mengalami kerusakan atau nampak buruk. Jika ingin melihatnya seperti baru lagi, Anda perlu merenovasi rumah dan memperbaiki kerusakan yang ada. Biaya renovasi ini cukup membebani kondisi finansial pembeli dari over kredit rumah.

Post Top Ad