Jual beli aman di OLX dengan berbagai fitur terbaru - Informasi Pendidikan, Teknologi, dan Travelling

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 25 Maret 2016

Jual beli aman di OLX dengan berbagai fitur terbaru

Jual beli aman di OLX dengan berbagai fitur terbaru - Mei 2014 adalah awal berubahnya tokobagus menjadi OLX,  Selang satu tahun, OLX mengakuisisi
Berniaga.com, hingga akhirnya setiap orang yang membuka berniaga akan di
redirect ke OLX dan menjadi OLX Indonesia.

sementara pendatang baru seperti jualo.com masih sulit menyaingi OLX yang
dimulai sejak tahun 2005,
sementara itu untuk mengetahui berbagai perkembangan OLX maka  M Syakur Usman dan Imam Buhori dari KapanLagi
Network  mewawancarai Daniel Tumiwa,
Chief Executive Officer OLX Indonesia, beberapa waktu lalu. Ini wawancaranya:
Logo OLX.CO.ID

Bagaimana perkembangan OLX Indonesia saat ini?

Perkembangannya sangat bagus. Setahun lalu, kami sudah keluar dari proses
merger dengan Berniaga.com. Sebelum it, selama 4 tahun penuh, kami tidak ada
ruang untuk membangun bisnis yang baik dan menyampaikan brand dan value-value
OLX yang diinginkan. Karena saat itu kami fokus mengalahkan pesaing.

Sejak tahun lalu, kami masuk ke babak berikutnya, pascamerger, yakni satu OLX
dan pemain iklan baris cuma satu di Indonesia. Kami bisa menyampaikan visi dan
purpose OLX Indonesia, yakni menciptakan transaksi win-win untuk memperbaiki
kehidupan bangsa Indonesia. Sejak itu, dengan angle yang baik dan market baik,
pertumbuhan kami juga bagus.

Selama 2015, pertumbuhan OLX sudah on the track. Sejak tahun lalu, kami sudah
merapikan organisasi, mengganti sistem, platform, cara berkomunikasi, beriklan,
dan spending juga berbeda. Semua dilakukan re-map, sehingga kini semua terukur.
Sekarang kami bisa mengukur pembeli. Kemudian bisa mengukur rasio kesuksesan
iklan. Jadi setiap merek atau produk yang beriklan di OLX, kami concern terhadap
berapa cepat barang itu laku.

Program re-map itu kami beri nama Upgrade Indonesia. Semua program yang masuk
kami beri napas Upgrade Indonesia. Dahulu selama Berniaga.com ada, OLX
Indonesia tidak bisa menyampaikan pesannya. Kini kami bisa dengan mencontohkan
promo dengan berbagai variasi barang. Tujuannya supaya barang bekas berguna
bagi banyak orang.

Data perkembangan statistik OLX sekarang
seperti apa?


Sekarang kami berani buka angkanya. Kami memiliki indeks OLX yang akan
diterbitkan tiap dua bulan. Misalnya per Desember 2015, kami mencatat ada 1,4
juta transaksi dengan nilai Rp 16 triliun, dengan biaya Rp 0. Jadi selama 10
tahun ini kami belum menarik biaya satu rupiah pun. Kini kami punya Indikator
tertentu di beberapa merek. Big data sudah kami jalankan berdasarkan riset.
Misalnya, ada 3 juta kunjungan per bulan, tumbuh 7 kali dari dua tahun
terakhir. Setiap kunjungan selama 10 menit yang diakses lewat desktop 10% dan
smartphone atau mobile 90%. Dari 90% akses mobile itu, 65% diakses menggunakan
sistem operasi Android, 4% lewat iOS, dan sisanya mobile web.

Oleh karena itu, model desktop kami skip. Untuk mobile, ke depan OLX memang
paling cepat dibanding pemain e-commerce Bukalapak atau Tokopedia. Karena iklan
baris adalah jenis e-commerce yang paling mudah, lantaran tidak perlu nomor
rekening bank, foto hanya beberapa, dan transaksi bersifat langsung.

Kami juga mencatat per menit ada 100 iklan baru atau 4 juta iklan baru per
bulan. Kategori iklan terbesar adalah elektronik, mobil-motor, dan lain-lain.
Sementara penyebaran pengguna terbesar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Bagaimana dengan perkembangan statistik iklan
baris di kategori mobil?


Jual beli Mobil di OLX, Iklan baris
kategori mobil sebanyak 430 ribu iklan setiap bulan. Lebih dari separu iklan itu terjual. Yang belum laku, kembali ke bulan berikutnya, jika ingin barangnya laku cepat, maka harga
jualnya adalah harga yang wajar.

Untuk brand mobil Toyota, data kami menyatakan dalam waktu dua hari terjual.
Harga jual rata-rata Rp 82 juta dengan nilai transaksi Rp 10,6 triliun untuk
iklan mobil. Untuk sepeda motor, ada 434 ribu iklan baru per bulan, dengan 250
ribu iklan laku. Untuk sepeda motor Honda, iklannya laku dalam tempo 1,5 hari,
sedangkan Yamaha 1,8 hari untuk Yamaha. Nilai transaksi Rp 2,2 triliun.
Kategori motor sangat menarik. Kategori handphone, juga kategori yang sangat
ramai sekali. Merek Samsung sehari laku. Harga jual rata-rata Rp 1,3 juta dengan
nilai transaksi Rp 500 miliar per bulan.

Menariknya, 50% dari pengguna OLX kembali lagi bertransaksi di OLX. Ini sangat
penting, sehingga kami akan dijaga itu, meski banyak orang yang masuk dan hanya
memiliki satu item barang dijual.  sedangkan model favorit
dalam bertransaksi adalah Cash on delivery (COD) alias bayar di tempat. Kami selalu mengingatkan selalu bertemu saat bertransaksi, karena
OLX tidak mau terlibat dalam transaksi.

Apa saja titik fokus usaha OLX tahun ini?

Karena 90% pengguna mengakses OLX dari mobile, kami fokus ke fitur-fitur di
mobile. Seperti perubahan di fitur foto sehingga bisa menampilkan foto barang
lebih banyak. Kemudian fitur jumlah orang yang melihat iklan, dan fitur chat
sebagai pengganti fitur SMS, WA, dan BBM.

Fitur chat ini untuk menyelesaikan isu trust. Sebab fitur chat ini membuat
pembeli bisa mengetahui siapa penjual barang di OLX. Harapannya, pembeli dan
penjual dari kalangan perempuan meningkat, karena faktor trust itu. Apalagi
nomor telepon pembeli tidak disebar, hanya OLX yang tahu data nomor telepon
itu.

Kemudian kami melakukan verifikasi ulang pengguna kami, meski ini merupakan
upaya mundur 3 langkah.

sejak kapan upaya verifikasi ulang ini
dilakukan?


Kami baru melakukan verifikasi ulang terhadap pengguna dua minggu lalu. Baru
roll out sekitar 10%. Ini dilakukan pelan-pelan, supaya tidak mengganggu. Jadi,
kami melakukan verifikasi one time password, seperti nomor teleponnya benar
atau tidak. Supaya kami bisa memberikan nomor ID apps dan ID handset/device
secara paket. Maksudnya supaya penjual yang melakukan multiply listing iklan
atau ingin menipu, lebih susah karena ID tertentu sudah melekat di satu device.
Jadi bagi pengguna yang ingin memasang iklan 2-3 kali, setidaknya harus
mempunyai tiga handet. Tujuannya untuk i mengurangi penipuan atau fraud. Karena
dulu verifikasi melalui email saja.

Apa lagi program OLX tahun ini?

Sejak Oktober lalu, kami menyediakan sistem pembayaran top up. Semula cuma Bank
BCA, sekarang semua bank bisa. Lantas ada fitur-fitur yang bisa dibeli atau berbayar,
seperti iklan top listing, latar kuning, dan lain-lain sehingga proses
monetisasi di OLX sudah dimulai.

Kami sangat fokus ke iklan baris. Kami tidak akan bisa tidur sebelum barang
pengguna laku. Jika tidak laku, tim OLX akan melakukan riset mengapa tidak
laku, apakah harga jualnya terlalu mahal. Ini kami perhatikan, karena tujuan
kami membantu orang berjualan.

Kami juga menarik listing fee di Storia, vertikal media OLX khusus produk
properti. Di Storia, biaya tersebut ditarik untuk iklan rumah ke-11, karena
Storia menyasarkan agen properti. Jadi untuk agen properti, kami sarankan
beriklan di Storia dengan bonus iklan di OLX.

Prinsip yang sama akan kami berlakukan di kategori mobil atau motor, misalnya
iklannya bayar untuk mobil ke-6 atau motor ke-8. Inilah proses monetisasi di
OLX.

Proses monetisasi ini dimulai sejak kapan?

Monetisasi kami mulai sejak Oktober 2015. Untuk iklan rumah, kami menarik biaya
mulai Rp 150 ribu per iklan rumah yang ditayangkan, tapi hanya berlaku untuk
rumah ke-11. Strategi ini akan diperluas ke kategori lain selain rumah.

Menariknya, orang melihat iklan baris itu mudah, tidak seperti marketplace,
karena tidak ada penggunaan kartu kredit, cicilan, diskon, dan lain-lain. Bagi
institusi keuangan seperti bank, iklan baris online adalah platform yang paling
baik untuk melihat lead generation. Jadi ini menjadi area untuk pengiklan di
industri terkait.

Berapa target monetisasi OLX ini?

Saya tidak bisa sebutkan angkanya. Tapi karena mulai dari nol, angkanya
fantastis. Secara persentase juga fantastis. Yang bisa saya katakan, iklan
baris itu memiliki margin paling besar dibandingkan marketplace atau online
ritel misalnya. Marketplace itu model bisnisnya sangat menarik, karena membantu
banyak pihak, melibatkan banyak pihak, dan bermanfaat bagi banyak orang. Tapi
dari sudut bisnis, profitabilitasnya berbeda. Online ritel juga, kalau
dikerjakan sendiri seperti pergudangan dan pengiriman, marginnya bagus, bisa
30%-355 seperti Lazada. Tapi kalau di outsource semua, marginnya sangat kecil.

Jadi saya ingin memastikan kami mencapai profit dari investasi kami yang cukup
lama, dengan menawarkan solusi bagi penjual sehingga secara bisnisnya juga
sustain. Jadi sekarang kami bicara jualan.

Namun tantangannya adalah kelas masyarakat tertentu masih melihat iklan baris
online bukan hal yang harus dilakukan sehari-hari. Misalnya orang kaya,
biasanya barang-barang lamanya diberikan ke saudara, pembantu, atau sopir.

Apakah OLX Tidak khawatir ditinggal pengguna
apabila dengan proses monetisasi seperti ini?


Tidak takut. Yang penting, penjualan likuid, pembeli mendapat barang
bagus/baru, apa yang dilihat sesuai dengan yang dijanjikan. Mereka mengerti
bahwa akan ada fee. Bahkan penjual cepat sekali mengadopsi dan memanfaatkan
tools yang ada.

Monetisasi baru bisa dilakukan setelah proses merger atau konsolidasi dengan
Berniaga.com. Sebelum merger, tidak ada yang berani menarik biaya, karena bisa
pindah ke pesaing.

Dengan fitur berbayar, kami juga menyeleksi OLX dari spam. Memang benar kami
mencari uang di sini, tapi bukan hanya make money, kami justru ingin
marketplace di Indonesia lebih sehat .

Posisi OLX Indonesia dalam konteks global
bagaimana gambarannya?


Saya katakan OLX Indonesia underdog. OLX hadir di 40 negara dengan 20 kantor.
Raksasa OLX secara global itu adalah OLX Rusia dan India. Sementara dari sisi
profit, OLX Arab Saudi adalah yang tertinggi di Arab Saudi, karena sejak awal
layanannya mereka berbayar. Nah, melihat Indonesia saat ini dengan
perkembangannya yang stabil, kami menargetkan menjadi negara nomor satu di 40
negara OLX dalam dua tahun terakhir. Karena tren Indonesia lagi naik dan akan
terus naik. Quantum leap kami terjadi di 2015 dengan monetisasi dan trafik yang
bagus secara organik. Dan kami diam-diam akan menyalip India segera.

Di OLX, yang unik adalah kami memiliki keunggulan value yang dinamakan build on
each others. Misalnya kami mengembangkan sistem chat, maka negara lain seperti
OLX Bulgaria tidak boleh mengambil kode saya. Tapi Bulgaria boleh membangun
sendiri sesuai dengan keinginannya. Jadi ada sharing pengalaman dari negara
lain, ini seperti research and developmnet (R&D) yang tersebar di seluruh
negara.

OLX hadir dengan fitur Chat, terinspirasi dari
mana ini?


Fitur chat kami terinspirasi dari Filipina dan Polandia. Sedangkan sumbangan
Indonesia ke OLX global adalah fitur customer lifetime management (CLM). Jadi
by sistem, kami bisa membantu agar barang lebih cepat laku, terjadi penyesuaian
harga jual barang, dan lain-lain. Di mobile, Indonesia paling maju dan terbesar
dibandingkan negara-negara lain. Indonesia justru jauh di depan, dalam hal
e-commerce. Tidak ada kondisi khas di dunia, seperti Indonesia. Seperti Go-Jek,
yang kemudian melahirkan berbagai layanan horizontal. Jadi dinamika masyarakat
Indonesia jauh lebih cepat dan menarik dari negara mana pun, termasuk India.

Masalah roadmap e-commerce yang dibuat oleh
pemerintah. Bagaimana dengan Anda?


Terkait roadmap industri e-commerce Indonesia, kami concern terhadap tiga hal.
Pertama, pajak yang akan dikenakan pada iklan baris. Saat ini kami sedang
berdiskusi dengan Ditjen Pajak soal ini bersama pelaku lain seperti
Tokopedia.com.

Kedua, soal safe harbor. Maksudnya, pihak-pihak yang memiliki hak seperti copy
rights atau trade mark terhadap barang atau jasa yang dijual di OLX, bisa
melaporkan kepada OLX sehingga kami memiliki kewajiban, misalnya menghapus
iklannya paling lambat dalam tempo 24 jam. Ini untuk menghindari platform
seperti OLX setiap hari tidak kena somasi. Karena yang memasang adalah
pengiklan, bukan kami. Jangan sedikit-sedikit panggil polisi. Dengan safe
harbor, pertama kami melindungi pelaku, kedua aturan ini untuk menjaga layanan
online. Maksudnya, framework ini mengajak seluruh industri mana pun, sudah
mulai memiliki penanggung jawab di organisasinya terhadap iklan online, seperti
saat ini sudah familiar posisi admin media sosial, Teknologi tidak boleh
dihambat karena ada yang tersinggung. Sumber merdeka.com

Post Top Ad